OJK Solo Dorong Kesadaran Literasi

Otoritas Jasa Keuangojk-solo-dorong-kesadaran-literasian (OJK) resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai bagian dari program inklusi keuangan nasional yang di gagas OJK.

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Bapak Ahmad Purnomo selaku wakil Walikota yang didampingi oleh Mohammad Hatta selaku anggota Komisi XI DPR RI dan Ibu Anggar B. Nuraini selaku deputi Komisioner OJK bidang Edukasi dan perlindungan Konsumen.

Mohammad Hatta, anggota DPR RI dari Komisi XI mengapresiasi pembentukan TPAKD.

“Tim ini sangat penting, memiliki makna yang sangat strategis. Sehingga masyarakat kita yang tidak melek perbankan bisa dibantu untuk memahami hal hal terkait embaga jasa keuangan dan bisa mengaksesnya”, Ujar Hatta kepada DPRku

Namun menurut Hatta, pembentukan ini sudah terlambat. Harusnya sudah dilakukan tahun tahun yang lalu. Namun lebih baik terlambat daripada kita tidak segera bertindak untuk mempercepat pertumbuhan daerah.

Pembentukan ini dirasa menjadi kebutuhan yang penting. Berdasarkan survei yang dilakukan OJK, tingkat literasi keuangan masyarakat hingga saat ini baru mencapai 21.8 % yang berarti hanya 21 dari 100 penduduk yang memiliki tingkat pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan keyakinan mengenai sektor jasa keuangan, produk dan layanannya.

Adapun tingkat inklusi keuangan baru mencapai 59.7 % yang berarti baru 59 dari 100 penduduk yang telah memanfaatkan produk dan layanan disektor jasa keuangan.

Salah satu program TPAKD adalah pengembangan sektor riil dengan mendorong percepatan akses pembiayaan perbankan dan industry keuangan lainnya.