• Home »
  • Berita »
  • Hadiri Milad UMS Ke-59, Zulkifli Hasan Sebut Bangsa Indonesia Sedang Mengalami Disorientasi

Hadiri Milad UMS Ke-59, Zulkifli Hasan Sebut Bangsa Indonesia Sedang Mengalami Disorientasi

IMG_8254SUKOHARJO – Bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami disorientasi, terkotak-kotak dalam menafsirkan dasar negara Pancasila. Hal itu di sampaikan, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan pada Milad ke 59 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Auditorium Mohammad Djazman, Jum’at (27/10/2017).

“Ketika ada yang setuju dengan Perppu Ormas dikatakan paling Pancasilais sedangkan yang tidak setuju dianggap anti Pancasila, intoleran, Ini sangat berbahaya bagi kehidupan. Banyak yang disorientasi terhadap tujuan berbangsa dan bernegara. UUD 45 jelas menyebutkan kedaulatan ada di tangan rakyat,” tegasnya.

Meski berada dipihak yang kalah dalam menolak pemberlakuan Perppu Ormas, secara kelembagaan Zulkifli menghormati keputusan itu. “Soal Perppu Ormas, kami kalah, ya sudah, silahkan saja,” ujarnya.

Secara tersirat, Zulkifli menghimbau kepada semua umat Islam agar tidak terpancing dengan isu-isu yang mengarah kepada perpecahan. Dia pun mengajak untuk bersama-sama berjuang memperbaiki tatanan kehidupan sesuai dengan falsafah yang terkandung dalam Pancasila.

Pada kunjungannya ke kampus UMS kali ini, selain di sambut Rektor UMS Syofan Anif nampak turut mendampingi Dahlan Rais adik Tokoh Reformasi Amin Rais dan anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Hatta.

Sebelum beranjak meninggalkan kampus, Zulkifli juga menyampaikan rasa dukanya atas musibah kebakaran di pabrik mercon di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis ( 26/10/2017) kemarin dengan korban jiwa mencapai puluhan.

“Pada kesempatan ini, saya turut menyampaikan duka mendalam dan meminta kepada pemilik usaha untuk bertanggung jawab,” katanya. Zulkifli juga berharap kepada keluarga korban yang di tinggalkan untuk selalu sabar dan tabah menghadapi musibah ini.

“Mari kita mendoakan kepada para korban yang meninggal mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” pungkasnya. (Sapto Nugroho/Gun) Sumber:Harian Kota